Posted on
March 31, 2009 by
Dhika
Bila Anda memiliki komputer yang seringkali dipakai bersama-sama, kemudian Anda menyimpan data yang tidak ingin Anda perlihatkan kepada orang lain, maka Anda perlu memberi password pada data itu. Jadi, lindungilah data Anda dengan password.
Berikut ini adalah tahap-tahap dalam menyisipkan password ke dalam file Microsoft Word :
- Buka aplikasi Microsoft Word Anda, kemudian pilih tab [View].
- Pada pita di bawahnya, klik tombol [Macros].
- Setelah muncul jendela “Macros”, isi “Macro name” dengan nama “AutoNew”. Perlu diperhatikan, nama makro harus disimpan dengan nama “AutoNew”.
Klik [Create] untuk mulai membuat makro.
- Selanjutnya, akan muncul jendela Microsoft Visual Basic editor. Pada jendela tersebut, ketikkan skrip di bawah ini.
pass = InputBox(“Masukkan password Anda.”)
If pass = “rahasia” Then
End
Else
MsgBox (“Password yang Anda masukkan salah.”)
ActiveDocument.Close
End If
Pada skrip di atas, Anda dapat mengganti “rahasia” dengan password yang akan Anda inginkan.Simpan makro Anda kemudian tutup aplikasi Microsoft Word.
Sekarang, buatlah shortcut Microsoft Word baru dengan cara mengklik kanan mouse pada desktop dan pilih menu [New] > [Shortcut]. Isi “Type the location of the item” dengan “C:-Program Files-Microsoft Office-Office12-WINWORD.EXE” /n, kemudian klik [Next].
Isikan “Type a name for this Shortcut” dengan nama “Microsoft Office Word 2007”. Hapus shortcut yang ada di menu start, kemudian pindahkan shortcut yang baru saja Anda buat ke menu Start, menggantikan shortcut yang asli.
Setelah itu tutup aplikasi Microsoft word. Mulai sekarang bila seseorang ingin menggunakan Microsoft Word dan membuat dokumen baru, muncullah kotak yang meminta password.
Category
Komputer, Tips & Trik
Posted on
March 29, 2009 by
Dhika
Is your kaspersky key blacklisted ? If your key is blacklisted, you can install Kaspersky antivirus/internet security without any keys.
Here are the solution :
- go To ( Start menu) -> then ( Run )
- Type ( regedit ) and press ( OK )
- Go To ( HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\KasperskyLab\AVP6\Data ) & Right Click On folder ( Data ) & Choose ( Permissions )
Choose ( Advanced ) From The ( Permissions For Data ) New Window Opened
- In ( Advanced Security Settings for Data ) Window .. There is a sentence which begin with ( Inherit from parent … ) click on the nike or check mark to remove it
- After Removing the check or “Nike mark” you will get a new message .. choose ( Remove ) to confirm
- Then in ( Advanced Security Settings for Data ) click on ( Apply )
- After Clicking Apply you will get a new message choose ( Yes )
- After That Press ( OK ) In ( Advanced Security Settings for Data )
- After That .. Press ( OK ) In ( Permissions For Data )
- After That Make An ( Exit ) For ( KasperSky ) .. & Run It Again
- You Will Notice That The Kaspersky Icon Is Not ( RED ) But It’s ( GRAY ) Which means that the program is not activated
- But if you open it you will see all things are working perfect 100% Working
What Happened To The Program After These Steps ?
- You will update the kaspersky database manually … no automatic updates
- the windows security center will tell you that the firewall or/and antivirus is not working … because you made the kaspersky seemed unactivated
Category
Komputer, Tips & Trik
Posted on
March 17, 2009 by
Dhika
Pengelola mall / pertokoan akan dituntut jika memberi izin untuk menjual barang bajakan. Namun hal ini belum disadari oleh para pengelola mal. Jadi hal ini akan terus dikampanyekan.
Pemakaian, penjualan, dan praktik penggandaan perangkat lunak bajakan ini sudah sangat mengkhawatirkan.
Pemerintah sedang melaksanakan tugasnya sesuai dengan kapasitas tentang sosialisasi masalah ini. Hal itu juga diperkuat dengan aktivitas, mulai dari penyapuan, pemberangusan, sampai penangkapan para pelaku pembajakan.
Telah diketahui bahwa kawasan perdagangan komputer Glodok, Jakarta Pusat, menjadi surga aktivitas pembajakan perangkat lunak ini. Barang dagangan ini menyebar ke seluruh Indonesia melalui satu jaringan yang rapi.
“Pake yang legal tuh mahal………..”
Nggak juga kok. Masih banyak perangkat lunak yang cocok dengan keperluan yang bisa dibeli secara legal dengan harga murah.
Pembajakan ini telah menyebabkan kerugian besar, tidak hanya yang diperoleh dari pajak. Terlebih jika banyak pembangun jaringan komputer dan sistem informatika dalam negeri yang dirugikan.
Padahal, karya anak bangsa ini tidak kalah unggul dan harga produknya sangat murah sekali. Sudah murah kok masih dibajak aja yah….?
Sumber
Category
Berita, Komputer
Posted on
February 26, 2009 by
Dhika
Seoul – Kasus kejahatan di tempat umum kian merajalela. Vendor ponsel Samsung pun coba membesut handset yang khusus ditujukan untuk perlindungan diri.target pasarnya adalah para wanita dan anak-anak.
Ponsel bermerek SPH-W710 tersebut dibekali berbagai fitur anti kejahaatan. Salah satunya adalah mengeluarkan bunyi sirene yang mirip sirene mobil. Sirene itu dapat meraung keras hingga 100 desibel.
Bunyi sirene dapat didengar dalam jangkauan sampai 70 meter. Begitu jadi sasaran kejahatan, sirene itu bisa langsung dibunyikan untuk mengundang bantuan.
Ponsel ini juga dilengkapi sistem GPS agar dapat tahu posisi pengguna jika sewaktu-waktu terjadi tindak kejahatan.
Pengguna juga bisa memprogram SMS yang secara otomatis akan dikirim pada nomor tujuan jika ada keadaan bahaya. SMS juga dikirim jika ponsel mati dalam situasi darurat.
Category
Berita, Komputer
Posted on
February 20, 2009 by
Dhika
File berupa My Documents tidak seharusnya ada di C:
Sebenarnya lokasi Document atau penyimpanan default bisa dipindah.
Berikut ini akan Saya jelaskan cara memindahkan My Documents pada Windows XP maupun Windows Vista.
- Klik kanan pada “Documents” kemudian pilih properties.

- Di bagian atas, seperti yang dilingkari hijau pilih “target” pada Windows XP dan “location pada Windows Vista. Lalu pilih “move” seperti yang dilingkari merah, dan tentukan tempat yang Anda pilih.

Pemindahan ini tentu saja berguna, bila hardisk ini di format, tidak akan hilang. Jadi pemindahan ini sebaiknya jangan diletakan di drive C:
Category
Komputer, Tips & Trik
Posted on
February 17, 2009 by
Dhika
Disebut juga sebagai Downup, Downandup dan Kido, Conficker tergolong ke dalam virus mancanegara dan merupakan worm yang muncul pertama kali pada Oktober 2008. Dalam hal ini, Conficker menyerang PC yang bersistem operasi Windows, namun paling banyak ditemui pada OS Windows XP.
Pada saat itu telah diperkirakan bahwa Conficker telah menginfeksi 2,5 juta PC pada 15 Januari 2009, sementara itu The Guardian (surat kabar Inggris) memperkirakan sebanyak 3,5 juta PC telah terinfeksi. Kemudian yang mengejutkan adalah, dalam sehari kemudian saja (16 Januari 2009), worm telah menginfeksi hampir 9 juta PC. Oleh karena itu Conficker adalah worm yang paling berbahaya.
Kasus “Generis Host Process” error merupakan indikator adanya Conficker. Virus ganas ini menyerang dengan 3 (tiga) metode, yaitu network shares, removable drives (flashdisk, harddisk, card reader, dll) serta eksploitasi celah keamanan Windows.
Category
Komputer