Segalanya bercampur disini, tentang komputer, berita-berita, kesehatan, curhat, ada disini

Tulisan Dari Dhika


Archive for the ‘Kriminal’


Guru Sodomi Muridnya di Balik Pintu Kelas 0

Posted on March 06, 2009 by Dhika

Menurut berita tanggal 6Maret 2009, bahwa ada guru SD yang menyodomi 17 muridnya dan diduga mengalami kelainan seks dan disarankan untuk diperiksakan ke psikiater.

Oknum guru yang mengajar pelajaran Bahasa Inggris itu dilaporkan menyodomi muridnya sejak 2006 hingga 2008. Saat ini oknum pendidik tersebut meringkuk di sel tahanan Mapolres Labuhanbatu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ya iya lah,,………. harus itu.>:)

Bila siswa tidak maw melayani perilakunya, ancamanya adalah tidak naik kelas. Perbuatan kotor itu dilakukan di belakang pintu kelas seusai jam pelajaran sekolah, juga di areal perkebunan sawit.

Tindakan guru tersebut sangat keterlaluan dan supaya diberhentikan serta diproses secara hukum.

dari sini

Share

Merampok di Jalan Tol dengan Batu di Tengah Jalan 1

Posted on March 02, 2009 by Dhika

Hati-hati, bila Anda sedang melaju di jalan tol. Karena pernah ada seorang selebriti yang menjadi korban. Karena keadaan jalan saat itu sedang sepi dan saat itu sedang sendirian.

Bila Anda sedang di jalan tol dan jalan itu sedang sepi, maka waspadalah. Karena bisa saja ada yang meletakan batu besar di tengah jalan. Bila tidak konsentrasi ke jalan, kemungkinan  akan menabrak batu itu.

Setelah menabrak, tentu saja kendaraan jadi rusak. Kemudian pemiliknya tentu akan meninggalkan kendaraan untuk mencari bantuan. Pada saat meninggalkan kendaraan itulah, para perampok mulai beraksi. Terlebih jika pemilik itu sedang sendirian.

Share

Murid yang Masih Sekolah Merampas Motor 0

Posted on February 26, 2009 by Dhika

Dari berita tanggal 26 Februari 2009, bahwa ada 1 orang siswa bernama Ed di SMP dan 1 siswa SMA, Rch terlibat pencurian motor.

Rch mengaku baru satu kali diajak ikutan ngrampas motor. Tapi tidak merampas, hanya ikutan saja.

Kemudian Ed pernah kebagian tugas ”memetik” atau melarikan motor rampasan.

Mereka tergabung dalam Gang Beler yang beranggotakan sekitar 25 remaja Tionghoa dari sejumlah daerah, seperti Pontianak, Medan, Tangerang, dan Jakarta. Anggota geng tersebut berusia 14 tahun hingga 23 tahun.

Ketua gengnya adalah Tjong Tony dan lima anggota lain yang turut ditangkap adalah Romi Saputra alias Medan, Yudi alias Gembel, Johanes Pratama Hengky alias Tompel, Jan Hiung alias Ajab, dan Kelvin Pitra alias Gendut.

Kata kepala satuan reserse kriminal Polres, geng ini sudah pernah beraksi sejak setahun terakir.

Mereka menggunakan istilah shopping untuk mencuri motor. walah…, bisa aja yah. :p

Hal itu dilakukan setelah setengah mabuk. Cara yang biasa digunakan adalah memepet korban, memukuli korban, dan beraksi. Latar belakang mereka dari keluarga miskin. Geng ini diduga sudah beraksi sebanyak 10 kali lebih.

Share

Maling Tertipu, Mengambil Dompet yang Isinya Pembalut 3

Posted on February 25, 2009 by Dhika

Dari berita tanggal 25 Februari 2009, bahwa ada maling yang tertipu. Dia adalah maling pemula, tapi tergolong luar biasa. Ia berhasil masuk dan mencuri di Gedung Bumi Mandiri, Jl Basuki Rachmad, Surabaya. Namun, keberhasilannya memasuki gedung berpengaman superketat itu tak membuahkan hasil, karena justru terkunci selama berjam-jam.

Ia hanya berhasil membawa uang Rp 1,5 juta. Tetapi barang lain yang diambil justru menjadi bahan tertawaan, seperti ponsel CDMA lawas, dompet berisi pembalut wanita, kartu nama, bolpoin satu kotak, amplop, hingga catatan kertas kerja. Mungkin Anda akan melihat bahwa ini aneh yah :) )

Aksi ini sebenarnya sudah dijalankan dengan cukup mateng. Dia menyurvei gedung itu selama beberapa hari. Lalu, ketika semua pegawai telah pulang, baru ia masuk ke dalam gedung. Agar tidak dicurigai, maka dia berpenampilan menarik, seperti menggunakan kemeja lengan panjang, celana kain, dan sepatu yang berkulit.

Karena lift sudah dimatikan, maka dia naik lewat tangga darurat sampai lantai 9. Dia kemudian masuk ke ruangan PT HP Metal Indonesia, dengan mencongkel pintu menggunakan obeng.

Kemudian dia mengambil seluruh barang di ruangan itu. Merasa tasnya sudah penuh, dia tentu saja bergegas keluar. Ternyata beberapa pintu yang dilewatinya tadi sudah dikunci lagi oleh Satpam. Kemudian ia nekat memecahkan pintu kaca. Saat itulah dia tertangkap basah.

Sumber disini

Share

Pelecehan Online Mewabah, Banyak Remaja Tewas 0

Posted on February 25, 2009 by Dhika

Hati-hati…! Pelecehan online mewabah. Karena banyak remaja yang tewas akibat dilecehkan. Maksudnya adalah, seperti di Australia misalnya, dalam 8 bulan terakhir diklaim setidaknya 10 remaja bunuh diri karena dihina ataupun diancam di internet.

Seperti yang diberitakan dari AAP, Senin (23/2/2009), Twentyman mencontohkan seorang remaja usia 17 tahun baru-baru ini tewas menjatuhkan diri dari jembatan. Perbuatan nekat itu dilakukannya setelah dia mencapat ancaman mati di internet.

Kemudian orang tua dari anak itu berencana menggelar kampanye agar masyarakatnya sadar bahwa ada kejahatan di dunia Cyber. Twentyman sendiri menilai bahwa kejahatan cyber adalah hal yang serius.

Share

Ada Bocah Jadi Pemimpin Maling 0

Posted on February 06, 2009 by Dhika

YA AMPUNNN….

Kok ada bocah jadi maling yah ?

Menurut berita hari Jumat 6 Feb 2009, ada bocah yg jadi penjahat.

Kejahatan ini dilakukan oleh MR alias Bsr (13), bocah kelas VI madrasah ibtidaiyah (setara sekolah dasar) di kawasan Tajinan, Malang.

Bocah ini baru saja memimpin sekelompok temannya untuk menjarah toko baju milik Muslimin (29) di Kompleks Ruko Pasar Tlogowaru, Kedung Kandang, Malang. Hebatnya lagi, Bsr, yang sejak Kamis (5/2) diamankan Kepolisian Resor Kota Malang, memimpin sekelompok anak-anak yang usianya lebih tua darinya. Bsr mengaku, sebelumnya telah merencanakan aksi ini. Ide untuk masuk ke dalam toko muncul ketika dia bersama Th (13), rekannya satu sekolah, bermain di ladang tebu.

Ladang tebu ini tepat berada di belakang toko baju milik Muslimin. Lalu dia berpikir kalo dinding belakang dijebol, berarti bisa masuk ke dalam toko. Apalagi, kata Bsr, dia tahu toko Muslimin saat itu memang tengah tutup.

Selain Th, Bsr mengajak dua anak lain. Mereka adalah MB alias Sn (15) dan  ZR alias Inl (15). Kedua bocah yang diajak Bsr ini duduk di bangku madrasah tsanawiyah, tetapi masih satu kompleks dengan sekolah Bsr. Mereka semua asal Desa Sumbersuko, Tajinan.Dari rumah, Bsr  membawa linggis milik sang ayah. Linggis ini digunakan untuk melobangi dinding tersebut. Bagian menjebol dinding justru dilakukan oleh Bsr dan Th yang notabene usianya paling muda. Sementara itu, Sn dan Inl bagian berjaga dan melihat keadaan sekitar.

Bsr mengaku, butuh sekitar dua jam untuk membuat lubang pada dinding toko tersebut. “Lubangnya sebesar ini,” kata Bsr sambil menggerakkan tangannya, membentuk lingkaran dengan diameter sekitar 1 meter.

Masuk ke dalam toko, Bsr mengambil beberapa kaus oblong warna hitam, celana jeans potongan 7/8, ikat pinggang, dua buah ponsel yang masing-masing bermerek Samsung dan Esia, juga uang tunai Rp 20.000.

Ternyata masih kurang puas………….????

esok harinya Bsr kembali melakukan aksi ini. Kali ini dia mengajak temannya yang lain, yaitu BS alias Slm (14).

Hebatnya tuh selama 4 hari gak ada yg tau.

Namun abis itu, Kamis, saat Bsr, Th, dan para tersangka lainnya mengikuti pelajaran di kelas masing-masing, mendadak kepala sekolah memanggil mereka.

Kemudian di ruang guru sudah ada petugas Reserse Polresta Malang menunggu mereka di ruang guru. Mereka lalu dibawa ke Mapolresta Malang.
Setelah diberi pertanyaan oleh polisi, aksi ini terbongkar. “Jawaban mereka ternyata plinplan dan menunjukkan kebohongan,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Ajun Komisaris Kusworo Wibowo.

Mereka pun tak mampu lagi menutupi aksi ini dan mengakui kejadian yang sebenarnya. Dari cara semua tersangka, terlihat jelas para tersangka bukan bocah yang cerdas.

Sumber beritanya ada disini

Share


↑ Top