Segalanya bercampur disini, tentang komputer, berita-berita, kesehatan, curhat, ada disini

Tulisan Dari Dhika


Gorengan

Posted on February 05, 2009 by Dhika

Temenku punya pengalaman juga, waktu beli pecel lele di daerah Jakarta selatan, ternyata abangnya tidak menuangkan minyak goreng yang masih diplastik ke  penggorengan. Tapi malah meletakkan minyak goreng yang masih dalam plastik ke dalam penggorengan panas. Sehingga plastiknya meleleh larut dalam minyak panas,  baru pecel lelenya digoreng dan hasilnya pecel lelenya crispy! (crispy= renyah)
serem  yaaaaaaaaaa

Kepada semua Tolong baca ini.  Ini adalah kisah nyata, dan seseorang juga menceritakan hal itu kepada saya, yang  terjadi padanya di Kedah Tunjang. Saya kira itu juga terjadi pada kita juga.

Di PERLIS (area pasar malam, dimana mereka selalu menjual PISANG GORENG pada  sore hari). Pamanku melihat mereka menggoreng PISANG GORENG, mereka menambahkan sedotan plastik ke dalam minyak goreng panas (sedotan=yang biasanya  kita gunakan untuk minum), sedotan dilelehkan/dicairka n (melted) ke dalam minyak goreng panas sebelum menggoreng, itulah sebabnya PISANG GORENG, UBI  GORENG, dll selalu tetap crispy=renyah selama beberapa jam. Pamanku tidak dapat menjelaskan kenapa. Kemudian dia bertanya kepada mereka, namun mereka tetap diam, kemudian pamanku mengatakannya pada ibuku, kemudian kami  mempraktekkannya dan cara inilah yang membuat makanan tetap renyah.

Kemudian ibuku berkata, hati-hati pada makanan Thailand juga, seperti ikan bilis,  bawang goreng, meskipun kita meletakkan nya pada udara terbuka selama beberapa jam, makanan tetap renyah (tidak melempem).

Seperti di CANADA, hanya di tempat kami hujan turun selama 5 kali atau kurang dalam  setahun, jadi bila kita meletakkan roti di udara terbuka selama semalam, keesokan  harinya rati itu menjadi sangat renyah atau kering karena lingkungan disini sangat kering, tetapi di Malaysia, hal itu tidak akan terjadi karena disana kelembaban
terlalu  tinggi.

Saya pernah ke dataran tinggi Kamerun dengan keluarga saya, sekitar pukul 3 sore  kami berjalan-jalan disekitar pasar, kami melihat banyak penjaja kios melakukan usaha mereka, tiba-tiba sesuatu menarik perhartian saya… di salah satu kios, ada sebuah wajan besar minyak goreng yang didalam nya ada botol plastik kosong (ukuran 5 1/2  liter), botol itu pelan-pelan mencair di minyak goreng yang panas dan saya
terkejut.
Saya kira itu suatu kesalahan yang dilakukan oleh anak kecil, tetapi ketika saya melihat lebih dekat, saya melihat ada beberapa sedotan plastik (chopstick) didalam botolplastik tersebut, segera meminta keluarga saya untuk datang dan memeriksanya, pada saat itu  orang tua anak kecil tadi datang, mereka memandang kami dengan garang, … mereka  menggunakan cairan plastik untuk menggoreng makanan, alasannya agar makanan  yang digoreng tidak melempem.

Kami mempraktek kannya seperti ini, Minyak goreng tanpa plastik, makanan agak melempem setelah beberapa lama.
Kemudian ditambahkan plastik, kemudian menggoreng lagi … makanan menjadi  renyah, lebih renyah dari KFC

Share

Related Post

  • No Related Post

Leave a Reply

*




↑ Top